Memilih Produk ERP?

Saat ini sedang menghadapi kasus ini di salah satu klien. Apa kriteria pemilihan ERP untuk sebuah perusahaan? Bagaimana menentukan lingkup proses bisnis yang tepat? Mana saja sistem legacy yang harus di-interfacing dengan ERP?

Surfing dan tanya sana-sini ke beberapa teman yang sudah “berkarat” bergelut di dunia ERP, dan coba memahami berbagai uneg-uneg, masukan, kritikan dari berbagai tipe stakeholder, berikut ini adalah beberapa kategori yang sedang dalam pertimbangan:

  1. Kecukupan Portofolio
    • Sudah dipakai di mana saja ERP tersebut di industri yang terkait langsung dengan kita?
    • Bagaimana testimoni dari perusahaan-perusahaan sejenis?
  2. Pemenuhan Fitur Fungsional
    • Apakah produk mampu mengakomodir lingkup proses-proses bisnis perusahaan?
    • Apakah fungsi-fungsi kritikal dan spesifik di perusahaan dapat terakomodir?
    • Apakah berbagai best practices manajemen sudah tercakup dalam aplikasi? Sebagai misal kita sedang punya inisiatif CBHRM (Competency based HRM), apakah itu sudah tercakup di modul HRM?
    • Apakah regulasi-regulasi spesifik (misalnya perpajakan Indonesia yang khas) sudah masuk dalam fitur-fitur fungsional?
  3. Pemenuhan Fitur Teknologi
    • Apakah fitur security cukup memadai? Access control, enkripsi, user management dll?
    • Apakah fitur integrasi mewakili kebutuhan integrasi dengan sistem-sistem legacy, sistem eksternal (misalnya dengan Bank) dan pengembangan ke depannya? Apakah integrasinya open-system atau proprietary?
    • Bagaimana skalabilitas produk terkait dengan deployment yang mungkin bertambah di masa depan atau penambahan modul fungsional?
    • Mungkinkah dilakukan personalisasi?
    • Apakah tersedia fitur untuk performance tuning ketika sistem ERP sudah berjalan? Fitur ini memonitor kinerja setiap aspek teknikal ERP, dan memberikan saran untuk tuning kinerja?
    • Apakah memungkinkan berbagai jenis device pada presentation layer? Apakah memungkinkah akses dari berbagai delivery channel? Apakah application server untuk tiap jenis delivery channel yang memungkinkan telah disediakan?
    • Apakah ada fungsional audit trail untuk seluruh transaksi?
  4. Pricing dan TCO (Total Cost of Ownership)
    • Berapa initial investment untuk lingkup yang ditentukan?
    • Berapa annual licence & technical support?
    • Berapa biaya untuk upgrade versi produk?
  5. Kesenjangan dan Potensi Pengembangan Kapasitas TI Internal
    • Sejauh mana kesenjangan kapasitas teknikal Tim TI atas produk-produk pilihan?
    • Seberapa besar effort pengembangan/upgrade kapasitas Tim TI untuk dapat mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan atas ERP yang akan diimplementasikan?
    • Apakah setelah Go Live dan menyelesaikan masa stabilisasi Tim TI diharapkan dapat mandiri untuk melakukan eksplorasi lebih mendalam guna mengakomodir kemungkinan-kemungkinan kustomisasi lanjutan? Kalau iya, seberapa besar kemungkinannya dan pemenuhan faktor-faktor pendukungnya?

Yang menantang setelah ini adalah menyusun worksheet sampai dengan weighting untuk tiap kriteria detail, sehingga tiap produk dapat dinilai secara fair dari berbagai sisi. Tapi sepertinya sebelum memilih, perlu menetapkan dulu kandidatnya, dan saringan pertama yang paling penting adalah memahami level perusahaan kita: enterprise atau SME?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: